Kartiniku

Dia lahir dari keluarga kolot tapi dia mengajarkan arti demokrasi dan kebebasan. Dia besar dari keluarga yang taat beragama tapi dia tak mengharamkan pluralisme dan keberagaman.

Dia, perempuan itu masih sangat muda ketika melahirkanku. Perempuan yang harus membangun mimpi-mimpi keluarga. Perempuan yang harus berpeluh keringat membesarkan dua anaknya sendirian.

Dia memang tidak sekolah tinggi tapi perempuan itu menyerap ilmu kehidupan. Dia mengajarkan hidup tanpa harus menggurui. Dia tak marah ketika anak-anaknya salah. Dia tahu benar dari kesalahan ada sebuah pengalaman. Pengalaman itulah yang menjadi pelajaran.

Perempuan itu selalu menjadi pelita kala duka terlalu sering tiba, menjadi tempat bersandar ketika luka begitu mengangga. Dia juga tempat membagi cerita, tertawa bersama. Yang pasti, lantunan doa-doanya tak pernah berujung.

Dia sering mengarahkan tapi tak pernah memaksakan. Dia melepaskan anak-anaknya menjadi orang merdeka. Dia tak pernah memaksakan mimpi-mimpinya karena dia percaya anak-anaknya punya mimpi tersendiri.

Dia mengajarkan kesusahan hidup tapi juga memberikan kemanjaan. Perempuan itu selalu menumpahkan semuanya, doa, cinta dan harapannya untuk anak-anaknya, tanpa pamrih tanpa berharap balasan jasa. Dia selalu menjadi Kartiniku.

Tentang angscript

Aku hanyalah jurnalis kecil yang bekerja di media kecil di sebuah kota kecil dan menghadapi masalah-masalah kecil dan orang-orang kecil. Tulisan ini hanyalah tentang hal-hal kecil agar aku bisa belajar berkata-kata, saat kata belum terbungkam dan kata masih bisa menjadi senjata. Jangan dianggap serius!!! Tampilkan semua tulisan oleh angscript

2 Tanggapan to “Kartiniku”

  • nofke2

    semangat&perjuangannya tak pernah surut,bahkan kobaran&nyalanya terus membesar,meski usia mulai menua…tak pernah bisa kuhitung besar pengorbanannya,,,,semua yg ia berikan hanya karna cinta&kasih….karna ia jg kartini ku…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 182 pengikut lainnya.