“Kemanusiaan” Semut

Hari ini ribuan semut mati di tangan obat antiserangga. Cairan yang keluar dari botol obat antiserangga meluncur deras ke kumpulan semut yang jumlahnya mencapai ribuan. Tak ada yang bisa lolos dalam pembunuhan massal semut itu. Semut berwarna hitam itu seakan pasrah menghadapi kematian.

Tak ada duka lara, tak ada air mata. Semut-semut itu bahkan masih sempat tersenyum bahagia ketika cairan itu mulai disemprot. Mereka masih bisa bergandengan dengan semut-semut lainnya saat racun itu mulai menjalar ke tubuh mereka. Mereka masih bisa merangkul sanak saudara mereka ketika selama beberapa detik racun dari obat serangga itu menyiksa mereka. Mereka masih bisa berpelukan dengan kawan-kawan mereka sebelum nyawa tercabut dari raga. Kalau pun mereka bisa bicara, mereka pasti bilang, “Terima kasih, kami diberikan kematian bersama kawan, bersama saudara dan semua yang kami cintai.”

Roh-roh semut tersebut telah terbang ke langit, seakan Tuhan memberikan mereka sayap agar bisa terbang. Mereka memang mati bahagia, namun dari langit mereka meneteskan air mata melihat manusia yang tidak lagi menghargai kemanusiaan. Semut-semut itu menjadi semakin sedih melihat manusia tak pernah merangkul saudara, menghargai kawan dan melupakan cinta kasih. Air mata semut semakin deras melihat manusia melakukan itu semua dengan tangan memegang obat antiserangga.

Iklan

About angscript

Aku hanyalah jurnalis kecil yang bekerja di media kecil di sebuah kota kecil dan menghadapi masalah-masalah kecil dan orang-orang kecil. Tulisan ini hanyalah tentang hal-hal kecil agar aku bisa belajar berkata-kata, saat kata belum terbungkam dan kata masih bisa menjadi senjata. Jangan dianggap serius!!! Lihat semua pos milik angscript

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: