Hanya Aku & Nyamuk

Ngingggg…ngingggg…ngingggg. Suara nyamuk yang mengitari sekitar telingaku begitu nyaring kala malam telah berlalu dan pagi belum juga tiba. Beberapa kali, nyamuk menempel di kulitku yang berkeringat. Hawa gerah Solo membuat aku melepaskan baju meski harus rela membagi darah dengan nyamuk.

Televisi di depanku telah lama aku matikan. Tak ada acara yang menarik. Yang ada hanya film yang aneh, sinetron yang memuakkan dan acara recorder yang membosankan. Mata ini sudah pedih. Mata ini sudah kututup. Mata ini sudah lelah. Mata ini sudah ingin rehat. Namun, ternyata mata ini masih enggan terpejam dan memilih tetap menyala dalam kegelapan kamar yang pengap.

Tak ada suatu masalah yang terlalu membebani pikiran. Tidak tentang pekerjaan. Tidak tentang seorang gadis. Tidak tentang keluarga. Tidak tentang keuanganku yang agak carut marut bulan ini. Tidak juga tentang kredit motor yang bulan ini belum aku setorkan.

Nyamuk yang menempel di daun telinga aku usir. Entah mengapa aku tidak menaboknya atau berusaha membinasakannya. Biasanya aku akan sangat marah jika dalam keremangan kamar dan posisi tidur sudah diambil, nyamuk datang mengganggu tanpa diundang. Seperti ingin memanfaatkan kelemahan manusia yang terkantuk-kantuk, nyamuk datang untuk sebuah gigitan kecil dan menyisakan bekas warna merah di kulit.

Kali ini aku memaafkan beberapa gigitan kecil nyamuk. Kalaupun agak terasa mengganggu aku berusaha mengusirnya. Mungkin dalam sepinya malam, nyamuk punya maksud baik menemaniku. Menemaniku menikmati sepi yang benar-benar sepi. Memberikan hiburan dalam sepi dengan simphoni suara yang khas ngingggg…ngingggg…ngingggg. Tak terasa, suara azan subuh terdengar di telinga dan aku menikmati simphoni suara nyamuk dalam sepi.

About angscript

Aku hanyalah jurnalis kecil yang bekerja di media kecil di sebuah kota kecil dan menghadapi masalah-masalah kecil dan orang-orang kecil. Tulisan ini hanyalah tentang hal-hal kecil agar aku bisa belajar berkata-kata, saat kata belum terbungkam dan kata masih bisa menjadi senjata. Jangan dianggap serius!!! Lihat semua pos milik angscript

One response to “Hanya Aku & Nyamuk

  • gendut1mu3t

    wedew??
    berat ni,, hehew
    btw, liat gambar kaki mungil di atas, membuatku bernafsu untuk menelisaik sampai ke ujung kepala bocah itu, tapi ternyata cuma sampe betis tok,,
    Kecewa aku maz,,,,
    kayaknya si pemilik kaki ini polos banget
    *ini ngomentari apanya too?*
    *ngaciiiiiir*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: