Sajak malam ini

Terlalu gelap dan sunyi

Kabut, mendung membisu tak berarti

Bahasa jiwa sudah mati

Apakah engkau mau menjadi saksi, kepedihan hati?

Dunia mengejek dan mencaci

Hujan, badai melukai

Tubuh kaku, kelu seperti membatu

Apakah engkau tau tentang kegelisahan hati?

Percayakah engkau kidung bulan datang malam ini

Nyanyian jangkrik menjadi penyejuk hati

Bintang terang penawar benci

Biarkan malam menjawab mimpi-mimpi

* @Sarang, 21.28

About angscript

Aku hanyalah jurnalis kecil yang bekerja di media kecil di sebuah kota kecil dan menghadapi masalah-masalah kecil dan orang-orang kecil. Tulisan ini hanyalah tentang hal-hal kecil agar aku bisa belajar berkata-kata, saat kata belum terbungkam dan kata masih bisa menjadi senjata. Jangan dianggap serius!!! Lihat semua pos milik angscript

2 responses to “Sajak malam ini

  • Gusdjar

    Bintang terang penawar benci
    Biarkan malam menjawab mimpi-mimpi
    Kukayuhkan onthel poligon menepis sepi
    di bawah cemara poltabes kupesan, semangkuk mie ayam, juice jambu penawar dahaga..surp..surp…menepis melow…..ech malah ketemu gadis berponi…nak nan…nak nan….ha….ha…wis ojo melow, paklik mundhak ra iso ngampet ngguyu..he..he

    • angscript

      niki lagi bermellow2 ria paklik, lha lampu wonten kos pejah, dados peteng ndedet…jadi sentimentil dibuatnya hehehehe…

      *ampun mbayangke pas kulo mellow yah, gak terbayang pastinya wkakakaka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: