Suatu pagi di pematang sawah

Mereka tersenyum simpul kala kamera membidik wajah mereka. Wajah-wajah polos dan ceria dari bocah-bocah itu membuat pagi menjadi berarti. Sambil berjalan beriringan, bocah-bocah itu membelah pematang sawah dengan sepeda. Gelak tawa bahagia itu meluncur bersama dengan keringat tipis di dahi mereka.

Tak ada keluh kesah kelelahan setelah mengayuh sepeda dari rumah ke sekolah. Rasa lelah itu seakan memudar kala bangunan sekolah menyambut mereka. Rasa lelah hilang seketika kala teman-teman menyambut di dalam kelas.

Bagi mereka sepeda bukan sekadar alat transportasi yang mengantarkan mereka dari rumah menuju sekolah yang berjarak beberapa kilometer. Lewat sepeda mereka mencoba meraih mimpi-mimpi masa depan. Dari sepeda mereka mencoba meniti jalan kehidupan yang kadang terjal dan berliku. Dan yang pasti, sepeda selalu membuat bocah-bocah itu bahagia.

Mereka, bocah-bocah SD dan SMP yang setiap pagi membelah pematang sawah dengan sepeda tak pernah diajarkan tentang bike to school. Mereka bersepeda ke sekolah karena sepeda telah menjadi bagian terpenting dalam hidup bocah-bocah itu. Pikiran bocah-bocah itu juga jauh dari istilah global warming, polusi dan kerusakan lingkungan, tapi mereka dengan sepeda mereka telah mengajarkan tentang pentingnya kelestarian alam.

Gelak tawa bahagia bocah-bocah mengayuh sepeda di tengah pematang sawah yang masih berkabut tipis mulai memudar. Sekolah telah menanti mereka. Kabut tipis akan segera pergi bersamaan dengan datangnya terik matahari. Sebentar lagi riuh rendah bumi akan dijejali dengan segudang polusi.

About angscript

Aku hanyalah jurnalis kecil yang bekerja di media kecil di sebuah kota kecil dan menghadapi masalah-masalah kecil dan orang-orang kecil. Tulisan ini hanyalah tentang hal-hal kecil agar aku bisa belajar berkata-kata, saat kata belum terbungkam dan kata masih bisa menjadi senjata. Jangan dianggap serius!!! Lihat semua pos milik angscript

2 responses to “Suatu pagi di pematang sawah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: