Untitled Jogja

Senja telah tiba, saatnya berpesta di Kota Tua Jogja. Kau ingin ke mana? Menikmati senja di Hargodumilah, Bukit Patuk atau tetap diam di kos-kosan sambil terkantuk-kantuk.

Ayolah sekali-kali kita menyusuri malam-malam di kota ini. Mau pilih bercelatu di 0 kilometer sambil minum wedang ronde atau melahap jagung bakar di Alun-alun Kidul sambil liat cewek-cewek kece.

Tapi kalau kau ingin cuci mata, ayo kita nyambangi Ambarukmo Plaza. Banyak anak muda yang merasa menjadi penguasa dunia. Atau ingin liat tepian Kali Code. Tapi di sana banyak orang pacaran. Itu tentu sangat menyakitkan perasaanmu, kawan.

Bisa juga kita kumpul di bunderan UGM. Ada banyak komunitas yang berkumpul. Klub motor, klub onthel atau klub orang kurang kerjaan. Tapi jangan ajak aku ke Lembah, di sana terlalu gerah karena banyak yang pamer gairah.

Kalau kau tak suka keramaian lebih baik kita ngobrol di warung kopi kelas pinggiran. Berbagi cerita tentang hidup, masa depan dan harapan. Atau lihat pameran di Bentara Budaya agar kau tak lupa banyak rakyat yang masih menderita. Aku akan suka kalau kau mengajakku ke toko buku. Agak bikin jemu tapi bukankah di sana adalah gudang ilmu.

Kau sudah lapar? Ayo kita makan di lesehan Malioboro. Dengerin lagu Kla Project atau Doel Sumbang. Tapi jangan lupa bagi-bagi rezeki kepada penyanyi jalanan yang berdendang.

Sudah larut malam kawan, kita mau ke dugem atau meluncur ke Parangtritis, menikmati laut yang kelam. Kalau kita ke diskotek ada musik berisik dan ingar-bingar. Kalau kita ke pantai, kita bisa menikmati bintang yang bersinar.

Atau kau sudah lelah kawan? Kalau begitu lebih baik kita pulang saja. Jangan lupa mampir ke minimaret 24 jam, beli rokok dan camilan, sekalian tanya, berapa bungkus kondom yang sudah diedarkan.

About angscript

Aku hanyalah jurnalis kecil yang bekerja di media kecil di sebuah kota kecil dan menghadapi masalah-masalah kecil dan orang-orang kecil. Tulisan ini hanyalah tentang hal-hal kecil agar aku bisa belajar berkata-kata, saat kata belum terbungkam dan kata masih bisa menjadi senjata. Jangan dianggap serius!!! Lihat semua pos milik angscript

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: